Vincent Kompany: Man City Ingin Pembalasan Dendam Atas Chelsea

Vincent Kompany: Man City Ingin Pembalasan Dendam Atas Chelsea – Manchester City menginginkan pembalasan dendam dengan memenangi pertandingan melawan Chelsea, kata kapten City Vincent Kompany.

Tim yang ditangani Manuel Pellegrini kalah dua kali dalam dua pertemuan melawan Chelsea dalam Premier League musim ini, dan yang paling membekas adalah kekalahan mereka di Etihad beberapa pekan yang lalu. Bagaimana tidak? Selain berharga puncak klasemen, kekalahan atas Chelsea di pertandingan tersebut menodai rekor sapu bersih dan tanpa kekalahan mereka di premier league musim ini. kekalahan tersebut juga menjadi noda karena untuk pertama kalinya mereka tak bisa mencetak gol dalam satu pertandingan di kandang sejak tiga tahun lalu.

Namun gol dari Stevan Jovetic dan Samir Nasri membawa tuan rumah untuk melangkah ke perempat final setelah memenangi laga melawan seteru sesama klub kaya baru. Jovetic berhasil menjawab keraguan para pengkritik dengan tampil efektif sementara Nasri berhasil menandai pertandingan pertama setelah cedera dengan gol yang cantik.

“Kami ingin melakukan pembalasan dendam hari ini,” kata Kompany pada ITV Sports. “Merupakan kemenangan besar dan berarti melawan Chelsea pada pertandingan hari ini.kami mencintai kompetisi Piala FA.”

City memang berjarak tiga poin dari pemimpin klasemen Premier League Chelsea, tapi mereka masih unggul satu pertandingan yang ditunda saat melawan Sunderland karena cuaca yang buruk dan berangin di tengah pekan ini. Manchester City berhasil mendominasi Chelsea di Etihad Stadium kemarin malam.

Jovetic juga memiliki peluang yang membentur tiang gawang, peluang tersebut hanyalah satu diantara enam tembakan ke gawang yang tepat dilakukan oleh Manchester City. Bandingkan dengan Chelsea yang tak memiliki peluang bersih ke gawang City.

“Sejak pertandingan dimulai kami sudah tampil dengan baik, kami berani meladenti tantangan mereka, kami juga berada diposisi yang bagus untuk mencetak peluang yang banyak, sementara itu kami tak memberikan mereka kesempatan untuk melakukan serangan balik cepat,” tambah Kompany.

“Dua belas hari yang lalu kami menampilkan permainan yang buruk, kami memberikan mereka banyak kesempatan, padahal kami juga membuat kesempatan yang tak kalah banyak saat menyerang. Hari ini kami beradaptasi dengan baik, mereka bermain dengan cara yang sama dan akhirnya kami berhasil menang dengan nyaman dan mudah.”

“Saya rasa pertandingan ini merupakan pertandingan hebat untuk kompetisi Piala FA dan kami sangat senang dengan hasil pertandingan ini.

City mengikuti langkah finalis Piala Liga Sunderland dan juara bertahan Piala FA Wigan Athletic yang sama-sama melangkah ke babak perempat final. Sunderland bisa mengalahkan Southampton yang tak diperkuat oleh pemain terbaiknya sementara Wigan – yang mengalahkan City di final Piala FA tahun lalu – berhasil menaklukan Cardiff City di Wales.