Mesin Waktu 19 Mei 1999

Mesin Waktu 19 Mei 1999Mesin Waktu 19 Mei 1999 – Masih ingat Piala Winners ? Bagi para penggemar sepak bola veteran, tentu masih ingat kompetisi Piala Winners. Sementara bagi para penggemar muda yang lahir di era 90-an pertengahan dan awal, tentu sangat awam dengan turnamen tersebut. Piala Winners sendiri merupakan kompetisi yang di isi oleh para juara di turnamen piala domestic masing-masing Negara. Namun kali ini Piala Winners sudah menjadi bagian dari sejarah. Dan laga terakhir dari turnamen Piala Winners sendiri kala itu digelar pada tanggal 19 Mei 1999 atau 15 tahun lalu.

 

Ketika itu laga final sendiri mempertemukan wakil Serie A yaitu Lazio dan juga Real Mallorca di Villa Park, Birmingham Inggris yang merupakan edisi Piala Winners ke 39 selama turnamen ini berlangsung. Laga final ini sendiri disaksikan sekitar 33,021 penonton di stadion milik Aston Villa tersebut. Dan Lazio diunggulkan dalam laga tersebut.

Lazio sempat membuka keunggulan ketika laga memasuki menit ke 7. Bomber Italia, Christian Vieri mampu membuat pasukan Lazio memimpin dan mencetak gol terlebih dahulu. Namun sayangnya wakil Serie A Italia tersebut harus kebobolan tidak berapa lama. Pasalnya Mallorca dengan mudah mampu menyamakan kedudukan selang 4 menit kemudian.

Dani mampu membuat Mallorca mampu menyama kedudukan dan membuat laga kembali berjalan seru dan juga ketat. Laga sendiri berlangsung dengan sangat menarik dan juga berjalan a lot. Apalagi kedua tim sama-sama bermain terbuka dan terus melakukan kreasi serangan yang membuat kedua tim saling beradu serangan ke jantung pertahanan mereka. Namun akhirnya Lazio yang akhirnya keluar sebagai pemenang dan menjadi juara terakhir dari turnamen Piala Winners ini.

Adalah gelandang asal Ceko, Pavel Nedved yang mampu menjadi pahlawan kemenangan Lazio pada menit ke 81. Ia mampu mencuri kesempatan dan juga memaksimalkan peluang yang a dapatkan guna melesakkan si kulit bundar ke gawang Mallorca yang dijaga oleh kiper tim nasional Argentina, Carlos Roa melalui sepakan kerasnya.

Skor 2-1 sendiri akhirnya bertahan hingga akhir pertandingan usai wasit Gunther Benko dari Austria yang memimpin laga meniupkan peluit panjang sebagai berakhirnya laga final dan juga turnamen Piala Winners tersebut. Lazio sendiri akhirnya menjadi tim terakhir yang menyimpan trofi asli dari Piala Winners tersebut. Di musim berikutnya juara Copa atau Piala di kompetisi domestic digabungkan ke dalam turnamen Liga Eropa.