Dapatkah Thievy Bouma Menyelamatkan Musim West Brom?

Dapatkah Thievy Bouma Menyelamatkan Musim West BromDapatkah Thievy Bouma Menyelamatkan Musim West Brom? – West Bromwich Albion hanya melakukan atau lebih tepatnya membeli satu kepingan puzzle selama bursa transfer Januari dibuka, mereka memilih membeli striker U-21 Prancis Thievy Bouma dengan status pinjaman dengan kesempatan untuk membelinya secara permanen dari Espanyol.

Tapi dampak seperti apa yang bisa dia berikan bagi klub dan dapatkah dia menyelamatkan musim West Brom?

Bouma adalah winger yang akhirnya dilatih untuk menjadi seorang striker, tentu saja dia memiliki kecepatan yang mengesankan. Dia dapat berlari dengan mudah untuk melewati para deender lawan, dengan atau tanpa bola, dia bisa menciptakan ruang dan kesempatan untuk dirinya. Kecepatannya menawarkan sesuatu yang saat ini tak bisa ditawarkan oleh para pemain depan West Brom dan faktor yang bisa membuat para defender Premier League bergetar.

Dengan berlari secepat kilat, dia sendiri memiliki kaki kiri yang bagus. Saat dia berada dalam posisi di lini depan, dia memiliki kemampuan untuk membuat sesuatu terjadi, entah itu lewat melakukan tendangan dengan kakinya sendiri, dengan melakukan umpan silang atau terobosan pada rekan setim, atau memberi ruangan pada rekan di belakang. Tendangan dikaki kirinya bisa dikatakan keras dan suporter the baggies berharap kaki kirinya tersebut mampu memiliki tendangan keras yang mengoyak banyak jala gawang kiper di premier league.

Pelatih kepala Pepe Mel sangat menyukai Thievy. Dia menganggap pemain ini memiliki kesamaan dengan mantan pemain Manchester City dan bintang AC Milan sekarang, Mario Balotelli. Untuk urusan bakat dan diluar kontroversi diluar lapangan, bakat Balotelli memang bagus.

Gerrard Deulofeu, Giovanni Dos Santos dan Isaac Cuenca telah berkembang dilapangan hijau saat pemain berusia 19 tahun Thievy mencuri perhatian dengan hattrick kegawang Espanyol di Piala Catalan. Pelatih kepala dan juga staff pelatih memang menganggap dia sebagai anak berbakat, tapi mereka perlu memperhatikan masalah kedisiplinan Thievy Bouma.

Setelah masa peminjaman yang impresif bersama Las Palmas saat dia mencetak 11 gol dan mengkreasikan delapan gol, dia akhirnya mendapatkan kontrak baru di Espanyol yang akan berjalan hingga 2017 tapi masalah diluar lapangan membuat dia terpaksa keluar dengan status pinjaman di West Brom. Dia absen dalam empat kali sesi latihan sebelum dipaksa keluar oleh klub dengan status pinjaman.

Namun diatas semua masalah tersebut, Mel sangat ingin mendatangkan sang pemain, berarti memberikan Bouma kepercayaan diri. Dia akan merasa diinginkan kembali dan setelah dia memberikan dampak pada tim saat melawan Crystal Palace beberapa pekan lalu, fans akan berada dibelakangnya.

Thievy adalah tipe pemain yang akan sesuai dengan gaya permainan yang diterapkan oleh Pepe Mel, gaya permainan penuh serangan.